Menerapkan Metode Demonstrasi

20November2019

Indonesian English Japanese Korean

SItus BBPP Lembang

You are here: Home Publikasi Artikel Artikel Manajemen Menerapkan Metode Demonstrasi

Menerapkan Metode Demonstrasi

User Rating:  / 0
PoorBest 

bbppl muharja3bbppl muharja3MENERAPKAN METODE DEMONSTRASI
Oleh : Muharja Hasan
(Widyaiswara BBPP-Lembang)

Metode Demontrasi merupakan salah satu metode yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan pertanian, metode ini menurut Penyuluh Pertanian dilapangan metode ini yang paling baik dan ampuh, dengan metode ini sasaran penyuluhan dihadapkan pada bukti nyata berupa contoh yang dapat dilihat dan dapat diamati sendiri. Sesuai dengan falsapah penyuluhan yang menyebutkan bahwa “ seeing is believing “ yang berarti percaya karena melihat. Metode demontrasi ini dapat dibedakan menjadi 3(tiga) yaitu : a). Demontarsi cara, yaitu memperlihatkan secara singkat kepada kelompoktani bagaimana melakukan suatu cara kerja baru atau cara lama yang telah disempurnakan, (misalnya pembibitan, pengolahan tanah, pemupukan dsb), b). Demontrasi hasil, yaitu menunjukan kepada orang-orang hasil suatu cara kerja baru atau cara kerja lama yang telah disempurnakan ( misalnya produksi padi dari sitem jajar legowo, penggunaan varitas padi baru, atau pengolahan hasil pertanian dengan menggunakan alat /alsintan), c). Gabungan demontrasi cara dan hasil, yaitu dalam kegiatan praktek dilapangan memang cara ini yang sering dilakukan dalam kegiatan penyuluhan pertanian. Metode demontarsi pada prinsipnya dilaksanakan sendiri oleh petani dengan bantuan penyuluh pertanian. Oleh karena itu demontrasi dalam kegiatan usaha tani sering merupakan kegiatan yang dilakukan oleh petani itu sendiri atau masyarakat tani. Ada beberapa demontrasi dalam kegiatan usaha tani yang secara bertahap yaitu : Demontrasi Plot (Demplot), demontrasi usaha tani (Demfarm), Demontrasi area (demarea) dean demonstrasi unit (Demunit). Dalam proses belajar/berlatih, metode demontrasi dapat dilaksanakan melalui ketiga cara tersebut diatas, dan metode tersebut disesuaikan atau diadaptasikan dengan topik belajar/berlatih dan ditunjukan agar peserta didik atau peserta pelatihan dapat melakukan suatu kegiatan setelah didemontrasikan oleh pelatih/penyuluh pertanian.
Persyaratan untuk metode demontrasi sebagai metode yang baik dan effektif, disamping memerlukan biaya yang cukup juga hal lain yang harus diperhatikan : 1) lokasi demontrasi harus sesuai dengan kondisi nyata dan secara teknis menunjang ( misal, menyuntik ayam di kandang ayam, memilih induk ikan mas ya dikolam ikan), 2). Demonstrator, sebagai demonstrator dipilih seorang yang memiliki keterampilan teknis yang memadai, dan akan sangat besar pengaruhnya bila “si demonstrator “ merupakan salah seorang yang bergiat pada bidangnya ( profesional, praktisi yang berhasil), 3). Demonstrasi harus berhasil, apakah demontrasi cara, demonstrasi hasil ataupun demonstrasi cara dan hasil, harus berhasil alias jangan gagal. Akan berakibat pada tingkat kepercayaan pada penyuluh pertanian .

Perencanaan dan pelaksanaan dalam penerapan metode demonstrasi

  1. Pilih topik berdasarkan keperluan “audience” (peserta/petani)
  2. Persiapkan alat dan bahan yang diperlukan selengkapnya.
  3. Atur tempat demontrasi sebaik mungkin, agar semua audience /petani dapat melihat dan ikut dalam diskusi.
  4. Demonstrator telah siap dilokasi se sebelum audience hadir
  5. Demontrasi dimulai tepat waktu
  6. Lakukan demonstrasi tahap demi tahap, sambil memotivasi peserta keinginan untuk bertanya.
  7. Berikan kesempatan untuk berdiskusi
  8. Berikan kesempatan pada audience/petani untuk mencoba keterampilan yang baru didemontarsikan
  9. Berikan kesempatan pada audience/petani untuk menilai hasil kerjanya
  10. Bila tersedia berikan kepada audience/petani bahan-bahan yang relevan dengan topik yang didemonstrasikan (brosur, leaflet)
  11. Rapikan kembali alat dan bahan yang digunkan.


Manfaat dan keterbatasan metode demonstrasi

  1. Cara mengajar keterampilan yang effektif
  2. Merangsang/memotivasi kegiatan
  3. Menumbuhkan kepercayaan pada diri sendiri
  4. Dapat menjadi alat untuk tujuan –tujuan publisitas
  5. Meningkatkan mitra bagi penyuluh pertanian dalam proses pembelajaran
  6. Meperkenalkan teknologi/inovasi baru dengan harapan dapat merubah cara kerja audence/petani lebih baik


Keterbatasan

  1. Kemungkinan tidak cocok untuk semua topik
  2. Memerlukan banyak persiapan (alat, bahan dan termasuk demonstrator (pelatih/penyulu pertanian)
  3. Bila hasil demonstrasi tidak sesuai harapan , dapat menurunkan citra demonstrator.

     

Tentang Kami

bbpp lembang kantor sampingbbpp lembang kantor samping

Motto kami:
           Taqwa dalam beragama,
           Santun dalam Berperilaku,
           Prima dalam Berkarya

Hubungi Kami

  • Kantor: Jl. Kayuambon 82
    Lembang, Bandung Barat
    Pos 40791 Jawa Barat, INA
  • Tel/Fax: (+6222) 2786234 - 2789783