Panen Selada Hidroponik Sistem Deep Flow Technique

Panen Selada Hidroponik Sistem Deep Flow Technique

bbpplembang panenpengemasanseladabbpplembang panenpengemasanseladaLEMBANG. Lembang sangat cocok untuk pertumbuhan tanaman hortikultura, salah satunya sayuran. Dengan sentuhan teknologi pertanian, diharapkan sayuran dapat tumbuh dengan lebih cepat dan produksi lebih banyak. Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang sebagai instansi penyelenggara pelatihan bagi aparatur dan non aparatur, senantiasa mengembangkan teknologi pertanian dan disampaikan kepada peserta pelatihan, peserta kunjungan dan masyarakat umum yang datang. Teknologi pertanian juga diterapkan pada budidaya tanaman di lahan praktik BBPP Lembang.

Teknologi pertanian salah satunya yaitu hidroponik. Dengan hidroponik, tanaman juga bisa lebih sehat dan segar. Beberapa komoditas sayuran yang menerapkan teknologi hidroponik di BBPP Lembang diantaranya selada, kangkung, bayam, tomat cherry, tomat beef, dan pembibitan kentang

bbpplembang panenpengemasanselada2.JPGbbpplembang panenpengemasanselada2.JPGbbpplembang panenpengemasanselada1bbpplembang panenpengemasanselada1Teknologi hidroponik sistem Deep Flow Technique (DFT) dapat memberikan keuntungan 3 kali lipat dari pelaksanaan budidaya di lahan tanah biasa. DFT merupakan jawaban bahwa pertanian itu tidak harus kotor-kotoran, karena DFT tidak memerlukan media tanah. DI BBPP Lembang, DFT diterapkan pada budidaya tanaman selada di zona Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Bibit selada yang telah disemai, ditanam di atas pipa-pipa paralon dengan nutrisi berupa larutan AB Mix, dialirkan dengan pompa listrik. Usia tanaman 1 bulan, maka siap panen. Seperti terlihat Jumat (23/02/2018), pengelola lahan praktik dibantu generasi muda anak magang baik dari SMK maupun kampus pertanian, asyik memanen selada dan mengemasnya dengan cantik sebelum dipasarkan ke swalayan-swalayan. (Chetty)