Panen Benih Kentang G0 (Solanum tuberosum) Sistem Aeroponik

21April2019

Indonesian English Japanese Korean

SItus BBPP Lembang

      e-pegawai        dss2a          dep-1a         dep-2a         e-SIPP         e-personeel         sim a         e-book         e-library

You are here: Home Publikasi Berita Kegiatan Balai Panen Benih Kentang G0 (Solanum tuberosum) Sistem Aeroponik

Panen Benih Kentang G0 (Solanum tuberosum) Sistem Aeroponik

bbpplembang panenkentangG0bbpplembang panenkentangG0LEMBANG. Aeroponik adalah salah satu cara budidaya tanaman hidroponik, dimana akar terurai di rongga udara di bawah sterofoam dan terus menerus disemprot  dengan larutan hara berupa AB Mix dalam bentuk kabut. Aeroponik menggunakan sebuah bak dengan media berupa sterofoam dengan ukuran 1 m x 1 m x 3 cm. Sterofoam tersebut diberi lubang tanam dengan diameter 1,5 cm dengan jarak antar lubang sebesar 15 cm x 20 cm.

 

bbpplembang panenkentangG01bbpplembang panenkentangG01Salah satu komoditi yang ditanam dengan menggunakan sistem aeroponik yang ada di screen house inkubator agribisnis BBPP Lembang adalah kentang (Solanum tuberosum) varietas Granola. Kegiatan di dalam screen house tersebut merupakan kegiatan perbanyakan benih kentang G0 dan kegiatan perbanyakan benih ini dilakukan setelah proses aklimatisasi  di ruang aklimatisasi. Adapun kegiatan perbanyakan benih kentang G0 membutuhkan waktu selama 3 bulan.

bbpplembang panenkentangG02bbpplembang panenkentangG02Setelah 3 bulan, benih kentang tersebut dapat dipanen, Rabu (23/01/2019), mahasiswa dari Universitas Jenderal Sudirman jurusan Teknik Pertanian bersama dengan siswa dan siswi dari SMKN 2 Slawi, SMKN 1 Maja, SMKN 1 Kadipaten, SMKN 1 Pusakanagara, dan SMKN 1 Ciasem melakukan kegiatan panen benih kentang G0 varietas Granola. Kegiatan ini didampingi oleh widyaiswara BBPP Lembang, Anda Suhendi, S.P, M.P dan pengelola lahan praktik, Beben Angga. Adapun sebelum dilaksanakan proses pemanenan ini, benih kentang dikeringkan selama 1 minggu. Tujuannya adalah agar kandungan air dalam benih kentang (knol) G0 berkurang dan mempertebal kulit dari benih kentang G0. Setelah itu dilakukan pemanenan dengan cara mencabut knol dari akarnya.

Setelah dilakukan pemanenan, langkah selanjutnya adalah melakukan seleksi benih (sortasi) dan grading. Seleksi dan grading knol dilakukan secara manual menggunakan tangan. Kemudian knol tersebut dipilah sesuai ukurannya dengan menggunakan wadah penampungan berupa ember/baki. Selanjutnya jumlah knol tersebut dihitung. Setelah dipanen, knol tersebut disimpan di dalam ruangan tertutup dan gelap. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan tunas baru. Proses dormansi membutuhkan waktu 3 sampai 4 bulan. (Bayu)

 

Tentang Kami

bbpp lembang kantor sampingbbpp lembang kantor samping

Motto kami:
           Taqwa dalam beragama,
           Santun dalam Berperilaku,
           Prima dalam Berkarya

Hubungi Kami

  • Kantor: Jl. Kayuambon 82
    Lembang, Bandung Barat
    Pos 40791 Jawa Barat, INA
  • Tel/Fax: (+6222) 2786234 - 2789783