Kunjungan Kerja Komisi II Bidang Perekonomian DPRD Provinsi Banten

Kunjungan Kerja Komisi II Bidang Perekonomian DPRD Provinsi Banten

bbpplembang kunkerDPRDBantenbbpplembang kunkerDPRDBantenLEMBANG. Dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan dan pengendalian covid-19, 13 orang anggota Komisi II (Bidang Perekonomian) DPRD Provinsi Banten melakukan Kunjungan Kerja ke Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, jumat (18/09/2020). Rombongan diterima secara resmi oleh Kepala Bagian Umum, Yullyndra Tisna Diputri, didampingi Pejabat Struktural Eselon IV dan Pejabat Fungsional Widyaiswara. “BBPP Lembang merupakan salah satu UPT pelatihan dari 10 UPT pelatihan yang dimiliki oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian. Untuk komoditas hortikultura, wilayah kerja BBPP Lembang seluruh Indonesia, sedangkan untuk pembagian wilayah kerja untuk pelatihan, salah satunya yaitu Provinsi Banten”, papar Yullyndra. “Diharapkan dengan kunjungan ini ada sinergitas antara program pertanian di daerah kebijakan pembangunan pertanian di Kementerian Pertanian”, jelasnya lagi.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten, H. Muhsinin, menyampaikan maksud kedatangannya dan rombongan, “Kami kesini untuk silaturahmi dan kunjungan kerja Komisi II DPRD Bidang Perekonomian”. “Kami berharap ada banyak peluang kerjasama peningkatan kompetensi SDM pertanian utamanya dalam upaya peningkatan kesejahteraan petani di Banten mengingat Banten merupakan wilayah kerja BBPP Lembang”. Dijelaskan pula tentang keragaan Provinsi Banten, “Provinsi Banten memiliki 8 kabupaten/kota dan terdiri dari 155 kecamatan, 313 kelurahan dan 1.238 desa. APBD Provinsi Banten sebesar 12,3 trilyun dan PAD nya 6,9 trilyun”.

Berbagai pertanyaan dan diskusi diutarakan oleh beberapa anggota komisi yang hadir, diantaranya tentang bagaimana cara meningkatkan produktivitas aneka komoditas pertanian unggulan di Banten, kebijakan pembangunan pertanian yang dilakukan oleh BBPP Lembang terkait dengan pertanian di Provinsi Banten, peluang kerjasama dibidang pelatihan pertanian bagi penyuluh dan petani di wilayah Banten, dan bagaimana proses sertifikasi yang dilakukan mendukung kebijakan tentang korporasi. Harapan wakil rakyat dari berbagai fraksi partai ini bahwa kesejahteraan petani di Banten meningkat.

Dijelaskan oleh Koordinator Widyaiswara BBPP Lembang, Aris Hanafiah, “kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh BBPP Lembang selama ini dimana sudah banyak alumni penyuluh dan petani yang dilatih oleh BBPP Lembang dari Banten, agar hasil pelatihan optimal maka memerlukan kolaborasi juga dari Pemerintah Provinsi Banten untuk kelanjutan setelah pelatihan”. Disampaikan pula oleh Widyaiswara lainnya tentang saran mengoptimalkan pertanian di Banten, salah satunya dengan pembentukan kelompok tani yang baik sehingga bila sudah memiliki kelompok maka petani akan mudah memperoleh akses lainnya dalam optimalisasi kegiatannya. (chetty)