Pembinaan Pegawai oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian

Pembinaan Pegawai oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian

bbpplembang pembinaan kapuslatanbbpplembang pembinaan kapuslatanLEMBANG. Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Bustanul Arifin Caya, memberikan arahan kepada seluruh pegawai Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Jumat (25/09/2020). Kepala Balai, Kemal Mahfud menyampaikan sambutan awal, Sambutan dari Kepala Balai, “digital sudah merupakan keharusan, seperti pelatihan online Bertani on Cloud yang digagas oleh Pusat Pelatihan Pertanian dan dibawakan secara bergantian oleh setiap UPT pelatihan lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian setiap selasa dan kamis, sukses hingga memasuki volume 45”, jelas Kemal.

“Sampai dengan tahun 2021 kita harus bersiap menghadapi kondisi seperti ini, dimana covid-19 masih menjadi pandemi di Indonesia. Maka, tetap jaga protocol pencegahan dan pengendalian covid 19, jaga kondisi kesehatan kita masing-masing dan juga keluarga kita”, demikian anjuran Bustanul diawal pemaparannya. “Akibatnya, kegiatan dan anggaran di Kementerian Pertanian banyak mengalami refocusing, namun jangan menjadikan alasan kinerja kita menurun karenanya, harus tetap berkontribusi dengan berkreativitas ditengah pandemik”, tegas Bustanul.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian juga mengingatkan seluruh pegawai BBPP Lembang bahwa tugas pokok dan fungsi balai pelatihan adalah menyelenggarakan pelatihan. Karena mengadakan pelatihan konvensional terbatas, maka bisa dilakukan dengan pelatihan jarak jauh (e-learning) berbasis Learning Management System (LMS) atau blended learning. Pertanian yang maju, mandiri dan modern seperti yang diharapkan oleh Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, ini berarti bahwa disetiap kegiatan institusi kita untuk memanfaatkan teknologi informasi.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi, selalu mengingatkan jajarannya di BPPSDMP, “kita insan pertanian harus terus bekerja keras mendukung program-program di Kementerian Pertanian”. Peningkatan SDM pertanian di tengah pandemik covid-19, e-learning menjadi solusinya.

“Tantangan kita ke depan cukup besar karena kita memiliki 3 program aksi yaitu Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) dimana didalam Kostratani ini bagaimana kita mengoptimalkan BPP di setiap daerah sebagai pusat informasi, BPP pun nantinya dapat mendukung program dari Kementerian Pertanian. Program kedua yaitu penyuluhan pelatihan pendidikan dapat mendukung pertanian milenial. Program ketiga yaitu penyuluhan pelatihan pendidikan untuk mendukung program utama Kementerian Pertanian seperti Gedor Horti, Pertanian Masuk Sekolah, Gratieks, dan lainnya”, ungkap Bustanul. “Saya berharap seluruh pegawai di BBPP Lembang saling berkolaborasi untuk mewujudkan program yang diselenggarakan di BBPP Lembang dan juga BPPSDMP. (chetty/tiwi)