BBPP Lembang Sukseskan Pembukaan Pelatihan Petani dan Penyuluh

19October2021

Indonesian English Japanese Korean

SItus BBPP Lembang

You are here: Home Publikasi Berita Pelatihan BBPP Lembang Sukseskan Pembukaan Pelatihan Petani dan Penyuluh

BBPP Lembang Sukseskan Pembukaan Pelatihan Petani dan Penyuluh

Kementerian Pertanian menggelar Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh pada 6-14 Agutus 2021. Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang turut mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.  

Jumat (6/8) menjadi hari pembukaan yang diselenggarakan di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) beserta jajarannya hadir secara langsung. Acara disaksikan melalui Zoom Virtual Conference dan live streaming Youtube.  

bbppl-pembukaansejutapetanibbppl-pembukaansejutapetani

Peserta Pelatihan Fungsional Penyuluh Ahli dan peserta Pelatihan Kewirausahaan SIMURP turut menyaksikan pembukaan   pelatihan secara daring di ruang kelas Krisan IV dan V BBPP Lembang melalui Zoom.  

Pembukaan pelatihan diawali dengan arahan Mentan SYL. Mentan menyampaikan poin-poin penting dalam acara tersebut, Kementan berkomitmen menyiapkan SDM pertanian yang berjiwa wirausaha, oleh karenanya salah satu program utama Kementerian Pertanian dalam menjamin produktivitas, kontinuitas dan ketahanan pangan adalah penumbuhan 2,5 juta pengusaha pertanian milenial sampai dengan tahun 2024.  

Kesempatan ini menjadi momen Kementan untuk melantik 2.000 Duta Petani Millenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) secara simbolis. DPM dan DPA yang telah dilantik diharapkan dapat menggenjot semangat petani terutama kaum milenial untuk turut menciptakan pertanian yang maju, mandiri, dan modern. "Melalui para duta, diharapkan akan dapat menjadi role model yang menginspirasi, memotivasi dan menjadi mitra bisnis petani muda lainnya," tegas Mentan SYL.  

"Saya berharap hasil dari pelatihan ini akan memberikan peningkatan kapasitas dan semangat untuk terus belajar bagi petani dan penyuluh dalam melaksanakan kegiatan agribisnis yang terstandarisasi, modern dan marketable," lanjutnya.  

Dilanjutkan dengan pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total 70T. KUR disalurkan berdasarkan jenis usaha, mulai dari 10 hingga 30 juta rupiah.  

Mentan SYL juga berpesan kepada penyuluh. Selain melaksanakan pendampingan dan pengawalan kegiatan agribisnis, mereka diharapkan juga memiliki kemampuan akademik pertanian, tata kelola pertanian dan sebagai motivator bagi petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian.  

Dikatakannya, pelatihan dan pendampingan ini mampu memberikan pemahaman kepada petani milenial dalam mengakses KUR serta mampu menjadi pengusaha start-up atau scale-up pertanian, sehingga mekanisme snow nall effect penciptaan agropreneur dapat terus dilakukan.   

"Saya berharap hasil dari pelatihan ini akan memberikan peningkatan kapasitas dan semangat untuk terus belajar bagi petani dan penyuluh dalam melaksanakan kegiatan agribisnis yang terstandarisasi, modern dan marketable," harap Mentan SYL.  

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, berkesempatan membuka dan memberikan arahannya dalam pelatihan ini. Pada sambutannya presiden berpesan agar petani Indonesia harus kompetitif. “Persaingan antar produk pertanian saat ini sudah lintas-negara. Petani Indonesia harus kompetitif dalam segala hal seperti keterampilan teknis, pemanfaatan teknologi juga dalam model bisnis dan manajemennya serta hal lainnya," kata Presiden  

Presiden mendorong agar pertanian menjadi sektor yang menguntungkan. Untuk itu, Presiden meminta petani bergerak di sektor pertanian tidak hanya di hulu saja, tetapi juga menyasar hilirisasinya.    

BBPP Lembang mendukung kegiatan pembukaan pelatihan petani dan penyuluh dengan memfasilitasi petani dan penyuluh untuk menyaksikan bersama di sepuluh titik kabupaten, yakni Kabupaten Bogor, Bandung Barat, Cianjur, Kuningan, Banjar, Garut, Subang, Sumedang, Purwakarta, dan Bandung. Kegiatan dilaksanakan di masing-masing Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dengan didampingi Widyaiswara dan tim BBPP Lembang.  

Disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, sampai saat ini telah terdaftar lebih dari 1,5 juta orang yang akan mengikuti pelatihan online secara bertahap.  

Peserta yang dinilai kompeten akan mendapatkan sertifikat yang dibagikan secara online.

Tentang Kami

bbpp lembang kantor sampingbbpp lembang kantor samping

Motto kami:
           Taqwa dalam beragama,
           Santun dalam Berperilaku,
           Prima dalam Berkarya

Hubungi Kami

  • Kantor: Jl. Kayuambon 82
    Lembang, Bandung Barat
    Pos 40791 Jawa Barat, INA
  • Tel/Fax: (+6222) 2786234 - 2789783