Berita Pelatihan http://bbpp-lembang.info/ Wed, 20 Mar 2019 12:45:25 +0700 FeedCreator 1.8.3 (obRSS 1.9) http://bbpp-lembang.info/images/ Berita Pelatihan http://bbpp-lembang.info/ Berita seputar pelaksanaan Diklat di BBPP Lembang Meningkatkan Profesionalisme Penyuluh Pertanian http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1474-meningkatkan-profesionalisme-penyuluh-pertanian bbpplembang pelatihan fungsionalPPAhliLEMBANG. Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang menyelenggarakan Pelatihan Dasar Fungsional Penyuluh Pertanian Ahli. Peserta pelatihan 30 orang penyuluh yang berasal dari 3 provinsi wilayah binaan BBPP Lembang yaitu Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten, yang tersebar di 7 kabupaten, yaitu Pangandaran, Garut, Tasikmalaya, Indramayu, Lebak, Serang, dan DKI Jakarta. Pelatihan dilaksanakan selama 3 minggu, mulai dari 7 - 28 Maret 2019.

Kasie Pelatihan Aparatur, Iwan Kurnia, saat membacakan laporan awal pelaksanaan pelatihan menyampaikan, “Dasar pelaksanaan pelatihan ini adalah sebagai upaya menjamin mutu penyelenggaraan pelatihan bagi penyuluh pertanian. Diharapkan penyuluh mampu menjadi aparatur pertanian yang profesional, amanah, kreatif, proaktif, serta responsif dalam pelaksanaan tugasnya memecahkan permasalahan petani di lapangan sesuai disiplin ilmu pengetahuan yang dimiliki, metodologi dan teknis analisis yang tepat sesuai potensi wilayah masing-masing”. Tujuan pelatihan ini adalah: 1) Membangun landasan untuk pelaksanaan tugas Penyuluh Pertanian Ahli, 2) Menyamakan persepsi terhadap tugas dan fungsi, organisasi, tata kerja, dan tata hubungan Penyuluh Pertanian Ahli, 3) Memberikan wawasan berpikir dan bertindak secara komprehensif bagi Penyuluh Pertanian Ahli, 4) Meningkatkan pengetahuan, keahlian, dan sikap sebagai Penyuluh Pertanian Ahli.

bbpplembang pelatihan fungsionalPPAhli1Pembukaan pelatihan, Jumat (08/03/2019), oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelatihan, Ramadani Saputra, S.ST, M.EP. “Seorang penyuluh itu sebagai pendamping petani juga dituntut untuk bisa berperan aktif menjalankan program-program pemerintah yang saat ini sedang berjalan, misalnya Upsus, LTT, Opsin, dan lainnya yang memang menjadi salah satu tugas penyuluh dalam peningkatan produksi”, jelas Ramadani. “Penyuluh pertanian juga harus siap dengan Era Revolusi Industri 4.0 saat ini yang menuntut semuanya serba automasi/robotic”, ujarnya sesaat sebelum membuka pelatihan secara resmi.

Selama berlatih 3 minggu, peserta akan menempuh 168 jam pelajaran. 3 kelompok materi akan mereka peroleh, yaitu materi kelompok dasar, inti dan dan penunjang. Materi inti yang akan diperoleh yaitu: 1) Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian, 2) Pendidikan Orang Dewasa (POD), 3) Komunikasi dalam Penyuluhan Pertanian, 4) Ketenagaan Penyuluhan Pertanian, 5) Identifikasi Potensi Wilayah dan Agroekosistem (IPW), 6) Programa Penyuluhan Pertanian, 7) Rencana Kerja Tahunan Penyuluhan (RKTP), 8) Materi Penyuluhan Pertanian, 9) Media Penyuluhan Pertanian, 10) Metode Penyuluhan Pertanian, 11) Penumbuhan dan Pengembangan Kelembagaan Petani dan Kelembagaan Ekonomi Petani, 12) Evaluasi Pelaksanaan dan Dampak Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian serta Pelaporan, 13) Pengembangan Profesi Penyuluh Pertanian, 14) Pengemasan Data dan Informasi Berbasis Internet. (Chetty)

 

]]>
Chetty Meitrianty Mon, 11 Mar 2019 22:30:38 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1474-meningkatkan-profesionalisme-penyuluh-pertanian
P4S Memberikan Pembekalan bagi Pemuda Tani http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1444-p4s-memberikan-pembekalan-bagi-pemuda-tani bbpplembang PelatihanP4SDarulFallahBOGOR. Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) adalah Lembaga pelatihan pertanian dan pedesaan yang didirikan, dimiliki, dan dikelola oleh petani secara swadaya baik perorangan maupun berkelompok. Pembinaan P4S dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan kapasitas P4S dalam menyelenggarakan dan/atau melaksanakan pelatihan/permagangan bagi petani dan masyarakat pedesaan sehinga P4S mampu menjadi pusat pelatihan pertanian yang berkualitas dan berdaya saing.

Mengacu pada uraian diatas maka Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian sebagai instansi penyelenggara pelatihan pertanian, menyelenggarakan Pelatihan Teknis Tematik yang dilaksanakan di P4S Darul Fallah Kec Ciampea Kab Bogor selama 3 (tiga) hari efektif, dari tanggal 12 s.d. 14 Februari 2019. Peserta sebanyak 40 orang petani muda yang berasal dari Kelompok Tani  Sepakat Desa Benteng dan Kelompok Tani  Mekar Tani Desa Cibanteng.

bbpplembang PelatihanP4SDarulFallah1Adih Supratman, Ketua P4S Darul Fallah mengungkapkan rasa syukurnya, “Alhamdulillah P4S Darul Fallah kembali dibina oleh BBPP Lembang yang merupakan salah satu pencetus lahirnya P4S ini. Terimakasih P4S Darul Fallah dipercaya untuk melaksanakan Pelatihan Teknis Tematik ini. Harapannya peserta bisa menerapkan hasil pelatihan di wilayahnya masing-masing”.Pelatihan Teknis Tematik ini akan menekankan sistem pembelajaran pola 20% teori dan 80% praktek, materi yang disampaikan disesuaikan dengan perkembangan pertanian saat ini, diantaranya mekanisasi pertanian, pembuatan bokasi sebagai pengganti pupuk kimia, Kultur Jaringan, Budidaya dengan Sistem Hiroponik dan Pemasaran Berbasis Informasi Teknologi”, jelasnya lagi.

Kepala Bagian Umum BBPP Lembang, Taufik Lukman, saat pembukaan pelatihan mengungkapkan,”UPT Pelatihan Pertanian yang berada dibawah Kementerian Pertanian masih sangat terbatas, padahal petani yang memerlukan informasi terkait diseminasi teknologi  pertanian sangat banyak jumlahnya. Terkait hal tersebut Kementerian Pertanian memiliki program untuk terus menggali potensi P4S agar menjadi ujung tombak pelaksanaan pelatihan dan penyebaran informasi pertanian”. (Ady)

 

]]>
Ady Wibowo Fri, 15 Feb 2019 21:34:13 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1444-p4s-memberikan-pembekalan-bagi-pemuda-tani
Pemuda Tani Milenial Pemburu Pertanian http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1443-pemuda-tani-milenial-pemburu-pertanian bbpplembang pelatihanP4SAntananBOGOR. Dalam rangka meningkatkan kapasitas P4S dalam menyelenggarakan dan/atau melaksanakan pelatihan/permagangan bagi petani dan masyarakat pedesaan sehinga P4S mampu menjadi pusat pelatihan pertanian yang berkualitas dan berdaya saing, Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang sebagai instansi penyelenggara pelatihan pertanian menyelenggarakan Pelatihan Teknis Tematik sebanyak 2 angkatan yang dilaksanakan di P4S Antanan Desa Cimande, Kec. Caringin Kab Bogor selama 3 (tiga) hari efektif, dari tanggal 12 s.d. 14 Februari 2019 yang diikuti oleh 40 orang peserta.

 

bbpplembang pelatihanP4SAntanan1Suhandi, Ketua P4S Antanan menjelaskan, “Pelatihan Teknis Tematik ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk lebih meningkatkan kapasitas pengelola P4S dalam menyelenggarakan  dan atau melaksanakan pelatihan dan permagangan serta meningkatkan kualitas pelatihan/permagangan yang dilaksanakan oleh kelembagaan pelatihan pertanian swadaya”. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di P4S ini dilaksanakan dengan pola pembelajaran yang menekankan pada praktek langsung dilapangan, materi yang disampaikan diantaranya adalah pengolahan pupuk organik dan cair, pembuatan arang sekam, budidaya dan pengolahan lidah buaya, mekanisasi pertanian dan marketing online. Diharapkan dari kegiatan ini dapat memberdayakan dan menciptakan SDM pertanian yang handal untuk membangun pedesaan, menumbuh kembangkan generasi peduli pelestarian alam dan lingkungan serta meningkatkan mutu daya jual komoditi pertanian.

 

 

bbpplembang pelatihanP4SAntanan2“Kementerian Pertanian akan menciptakan 1 juta petani milenial, dan saat ini sudah mencapai 400 ribu petani milenial, untuk itu salah satu program pemberdayaan petani yang dilaksanakan oleh Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) sebagai kelembagaan pelatihan petani diharapkan dapat secara langsung berperan aktif dalam pembangunan pertanian dalam penciptaan dan mengembangkan sumber daya manusia pertanian melalui pelatihan/permagangan bagi petani dan masyarakat disekitarnya”, ungkap Ajat Jatnika, Widyaiswara BBPP Lembang, ketika membuka pelatihan secara resmi, Selasa (12/02/2019). (Ady)

 

]]>
Ady Wibowo Fri, 15 Feb 2019 21:18:23 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1443-pemuda-tani-milenial-pemburu-pertanian
Mendorong Generasi Milenial menjadi Petani Andalan http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1442-mendorong-generasi-milenial-menjadi-petani-andalan bbpplembang pelatihanP4SOkiagaru1CIANJUR. Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, terus fokus melakukan pengembangan kualitas SDM Pertanian melalui pelatihan pertanian untuk mendorong generasi milenial menjadi petani andalan. Untuk mendukung program tersebut, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis BPPSDMP bekerjasama dengan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) yang berada di wilayah Jawa Barat menyelenggarakan pelatihan teknis tematik. Kegiatan ini bertujuan selain untuk meningkatkan kapasitas pengelola P4S dalam menyelenggarakan dan atau melaksanakan pelatihan/permagangan, sekaligus mentransformasikan pengetahuan dibidang pertanian kepada para generasi muda.

bbpplembang pelatihanP4SOkiagaru3Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelatihan BBPP Lembang, Ramadani Saputra, yang membuka salah satu Pelatihan Teknis Tematik yang diselenggarakan di P4S Okiagaru Kabupaten Cianjur, Selasa (12/02/2018) mengungkapkan, “Kini jamannya petani milenial, petani berdasi yang mengerti teknologi. Semua peserta pelatihan disini adalah petani-petani muda harapan masa depan bangsa, yang akan menjadi ujung tombak pertanian masa depan”, ujarnya.

bbpplembang pelatihanP4SOkiagaru2bbpplembang pelatihanP4SOkiagaruPelatihan diikuti oleh 40 petani muda yang diadakan selama 3 hari 12 – 14 Februari 2019. Fasilitator yang mendampingi berasal dari UPTD Pertanian Kabupaten Cianjur, Praktisi/Pelaku Usaha, dan Widyaiswara BBPP Lembang. Adapun metode pelatihan teknis tematik di P4S ini lebih menitikberatkan pada kegiatan praktek lapang dibanding ceramah. Hal ini merupakan upaya untuk memberi kesempatan kepada peserta mendapatkan pengalaman langsung dalam menerapkan praktik usaha modern pertanian dari hulu ke hilir. Ide dasar belajar berdasarkan pengalaman mendorong peserta pelatihan untuk merefleksi atau melihat kembali pengalaman-pengalaman yang mereka pernah alami. (GNC)

 

 

 

 

]]>
GNC Fri, 15 Feb 2019 20:11:52 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1442-mendorong-generasi-milenial-menjadi-petani-andalan
Pemasaran Hal yang Sangat Utama http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1451-pemasaran-hal-yang-sangat-utama bbpplembang OTMExtra angk1 sesi7 1LEMBANG. Rangkaian proses Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic) Angkatan I Kelompok Tani Baraya Tani Kampung Pasir Angling Desa Suntenjaya  Kecamatan Lembang, berakhir pada Rabu (13/02/2019). Sesi 7 kali ini, peserta datang ke Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, melihat bbpplembang OTMExtra angk1 sesi7 2Packing House sebagai sarana pembelajaran pengemasan dan pemasaran produk para alumni pelatihan Onsite Training Model melalui koperasi Bandung Vegetables Station (BAVAS), dilanjutkan ke Laboratorium Kultur Jaringan untuk diskusi singkat dengan pengelola laboratorium, Yuli Yulinawati, tentang proses kultur jaringan dan kemungkinan kerjasama dalam pengadaan benih tanaman. Peserta juga dikenalkan dengan berbagai teknologi pertanian hidroponik seperti irigasi tetes, deep flow technique (DFT), vertiminaponik, dan aquaponik karena ada beberapa peserta juga terkendala tidak memiliki lahan yang luas sehingga berkeinginan untuk memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk budidaya sayuran dengan memanfaatkan teknologi hidroponik.

bbpplembang OTMExtra angk1 sesi7Setelah berkeliling balai, dilaksanakan penutupan pelatihan secara resmi. Penutupan oleh Kepala Bidang Program dan Evaluasi, M.Iski Suharno. Didahului dengan pemaparan hasil pelatihan oleh Counterpart, Dewi Padmisari tentang hasil evaluasi penyelenggaraan pelatihan, dimana pada umumnya hasilnya baik, baik itu pemahaman materi peserta, penilaian sikap dan perilaku peserta, penilaian terhadap fasilitator, dan kepuasan peserta selama mengikuti pelatihan. “Perbedaan Pelatihan Onsite Training Model ini dengan pelatihan pada umumnya, pelatihan ini terdiri dari 7 sesi dengan waktunya mengikuti kesepakatan dengan peserta, dilaksanakan di lokasi usaha petani, mengakrabkan penyuluh, widyaiswara, dan petani dalam mencari solusi atas permasalahan petani di lapangan secara langsung, dan yang utama, pelatihan ini memadukan pelatihan dan pendampingan karena tujuannya tidak hanya meningkatkan kompetensi peserta, juga bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani”, ungkap Iski sesaat sebelum menutup pelatihan secara resmi.

Cecep, salah seorang peserta menyampaikan, “saya mewakili seluruh peserta mengucapkan terimakasih kepada BBPP Lembang, Taiwan Technical Mission dan para fasilitator yang sudah mengajarkan banyak hal tentang pertanian organik kepada kami. Harapan kami, pelatihan ini diteruskan dengan pendampingan yang continue agar kami mampu melakukan budidaya dengan lebih baik, yang nantinya kami bisa memasarkan produk kami dengan harga yang bagus”, harapnya. (chetty)

 

]]>
Chetty Meitrianty Thu, 14 Feb 2019 23:40:58 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1451-pemasaran-hal-yang-sangat-utama
Keuntungan Meningkat dengan Tepat http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1450-keuntungan-meningkat-dengan-tepat bbpplembang OTMExtra angk1 sesi6LEMBANG. Panen dan Pascapanen sayuran menjadi materi sesi 6 Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic) yang dilaksanakan di Kelompok Tani Baraya Tani, Pasir Angling, Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang, Jumat (08/02/2019). Tiga puluh tiga orang peserta pelatihan tampak bersemangat menyimak pemberian materi oleh fasilitator pelatihan, disitu tersirat kesungguhan mereka untuk bisa melakukan  budidaya sayuran secara organik mulai dari persiapan lahan, persemaian, pembuatan pupuk organik, agens hayati untuk pengendalian hama dan penyakit, dan bagaimana nanti saat panen, perlakukan pascapanen nya agar sayuran yang akan dipasarkan memiliki nilai jual tinggi.

Ferry Ferdiansyah, Penyuluh PPL yang menjadi fasilitator pada sesi ini menyampaikan, “sayuran yang kita tanam terlihat sudah siap panen dapat kita amati dari fisiknya, yang sudah kita sesuaikan dengan persyaratan dan permintaan pasar”, jelasnya. Dijelaskan pula alat yang digunakan saat panen serta bagaimana melakukan panen yang benar dan waktu panen yang pas.

“Untuk pascapanen, tujuannya adalah mencegah susut bobot, memperlambat perubahan kimiawi yang tidak diinginkan, mencegah kontaminasi bahan asing dan mencegah kerusakan fisik”, jelas Ferry lagi, Lebih lanjut fasilitator menyampaikan bahwa umumnya penanganan pascapanen itu dilakukan di rumah pengepakan (packing house) baik sederhana asalkan ada naungan dan air mengalir untuk proses pencucian sayuran, maupun modern yang dilengkapi ruang sortir dan pendingin. Penjelasan cara yang tepat memperlakukan sayuran setelah dipanen agar mutu sayuran tetap segar dan baik, sayuran menjadi menarik, terjamin dan awet saat akan dipasarkan nantinya, misalnya dengan menggunakan container dan tidak mengikat terlalu kencang sayuran saat dipacking untuk mencegah losses. (chetty)

 

 

 

 

 

 

]]>
Chetty Meitrianty Mon, 11 Feb 2019 23:16:06 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1450-keuntungan-meningkat-dengan-tepat
Dengan Refugia, Hama Bisa Terkendali http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1417-dengan-refugia-hama-bisa-terkendali bbpplembang OTMExtra angk1 sesi5 1LEMBANG. Sesi 5 Pelatihan Onsite Training Model Angkatan I dengan peserta dari Kelompok Tani Baraya Tani di Pasir Angling Suntenjaya Lembang, Rabu (06/02/2019). Diisi dengan materi pengenalan hama pada tanaman sayuran dan bagaimana cara membasminya secara alami atau organik dengan menerapkan Refugia yang sedang hits saat ini dalam sistem pertanian organik.

bbpplembang OTMExtra angk1 sesi5 2“Manfaat tanaman refugia, dapat mengundang 2 golongan musuh alami hama pada tanaman yaitu predator dan parasitoid”, jelas Eky, Petugas POPT dari Kabupaten Bandung Barat sebagai fasilitator pelatihan ini.

bbpplembang OTMExtra angk1 sesi5Syarief, petani maju (corefarmer) di angkatan I ini diakhir sesi menyampaikan kesannya mengikuti pelatihan ini “Dulu, petani di tempat kami bertani secara konvensional, semua tanaman sayuran kami tanam disini tanpa mengenal musim, sehingga hama dan penyakit menjadi resisten. Kini, dengan mengikuti pelatihan ini, pengetahuan kami jadi bertambah untuk mengenal pertanian organik. Pembuatan pestisida nabati, pupuk organik cair, trichoderma, PGPR, dan metarhizium, ternyata bahan-bahannya banyak ada disekitar kita, yang bisa kita buat sendiri”. “Setelah ini, kami Kelompok Tani Baraya Tani akan mulai berbudidaya dengan pertanian organik, nantinya hasil panen akan kami supply ke Packing House di BBPP Lembang sebagai jaminan pemasaran”, terang Syarief. (chetty)

 

 

]]>
Chetty Meitrianty Thu, 07 Feb 2019 20:52:20 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1417-dengan-refugia-hama-bisa-terkendali
Refugia Hadir di Pelatihan OTM Extra‬ http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1416-refugia-hadir-di-pelatihan-otm-extra bbpplembang OTMExtra angkt 3 sesi 6LEMBANG. Tidak terasa sesi demi sesi 2 kali dalam seminggu yaitu setiap hari rabu dan jumat dilalui oleh peserta Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic) Angkatan 3 tepatnya di Kelompok Tani Multi Karya Desa Cibodas Kecamatan Lembang, untuk belajar tentang budidaya tanaman sayuran secara organik. Rabu (06/02/2019), menginjak sesi 6, peserta belajar tentang pengendalian hama tanaman secara organik dengan refugia.

bbpplembang OTMExtra angkt 3 sesi 6 2‪“Refugia adalah tanaman-tanaman yang mampu berfungsi sebagai pengendali hama pada tanaman kita. Bunga matahari, kenikir, marygold, jagung, kedelai, adalah contoh tanamannya”, jelas Ine, Petugas POPT Kabupaten Bandung Barat sebagai fasilitator pelatihan ini. “Nantinya tanaman refugia yang kita tanam di sekitar tanaman yang akan kita budidayakan, akan menarik serangga predator dan parasitoid untuk datang ke lahan kita, sebagai musuh alami hama yang mungkin ada di tanaman kita”, ungkapnya.

bbpplembang OTMExtra angkt 3 sesi 6 1‪Selanjutnya, 27 orang peserta didampingi fasilitator yaitu Petugas POPT Ine, Penyuluh PPL dan Widyaiswara BBPP Lembang Yeyep Dintan, praktik pengamatan hama di lahan petani. Beberapa jenis hama ditemukan. Selanjutnya peserta praktik menanam refugia yaitu marygold disekitar tanaman sayuran yang sedang dibudidayakan.

‪Dengan pertanian organik, tanaman akan tumbuh subur, dan sayuran yang dihasilkannya tentunya lebih terjamin sehatnya. (Chetty)

 

 

]]>
Chetty Meitrianty Thu, 07 Feb 2019 20:34:23 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1416-refugia-hadir-di-pelatihan-otm-extra
Sehat dengan Pertanian Organik http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1468-sehat-dengan-pertanian-organik bbpplembang OTMExtra Ang2 penutupan1LEMBANG. "Semoga bapak-bapak disini bisa menerapkan materi yang telah diberikan serta sukses dalam menjalankan pertanian organiknya" ujar Irwan Waluya Kepala Seksi Pelatihan Non Aparatur saat melakukan penutupan, Jumat (01/02/2019). Pertanian organik merupakan tema dalam Pelatihan Onsite Training Model Extra. Pelatihan ini menekankan pada budidaya Lettuce dan Sawi. Pelatihan diikuti oleh 30 orang peserta  yang berasal dari kelompok tani Wargi Saluyu Desa Cikidang Kecamatan Lembang.

bbpplembang OTMExtra Ang2 penutupanSukses dengan pertanian organik salah satunya adalah sukses dalam mengendalikan hama dan penyakit yang menyerang dengan bahan organik. Salah satu materi yang diberikan adalah pembuatan pestisida nabati dan pembuatan PGPR (Plant Growth Promoting Rizobacteria). Terdapat total tiga pelatihan OTM Extra yang diadakan di tahun 2019 ini. Pelatihan OTM angkatan 1 diadakan di Kelompok Baraya Tani Pasir Angling Desa Suntenjaya Kec Lembang, dan angkatan 3 di Kelompok Tani Mukti Karya di Desa Cibodas Kecamatan Lembang. (tiwi)

 

 

 

]]>
Tiwi Mon, 04 Feb 2019 17:20:44 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1468-sehat-dengan-pertanian-organik
Pentingnya Uji pH Tanah di Persemaian http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1426-pentingnya-uji-ph-tanah-di-persemaian bbpplembang OTMExtra angk1 sesi4LEMBANG. Sesi 4 Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic) dilaksanakan, Rabu (30/01/2019). Pada pertemuan kali ini, 33 orang peserta pelatihan yang tergabung dalam kelompok tani Baraya Tani, Pasir Angling Lembang, belajar dan praktik langsung tentang persemaian tanaman dan menganalisa unsur hara pada tanah menggunakan Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK).

Kegiatan diawali dengan sharing experience dari salah seorang widyaiswara BBPP Lembang, Sinta Andayani, tentang pengenalan refugia sebagai tanaman yang mampu memerangkap hama dengan cara ditanam disekitar tanaman yang akan kita budidayakan. “mekanisme kerja refugia yaitu menarik predator dan parasitoid yang nantinya akan memangsa hama yang datang ke tanaman kita”, ungkap Sinta. Ada berbagai macam tanaman yang bisa berfungsi sebagai refugia seperti bunga marygold, bunga matahari, kenikir, dan jagung.

bbpplembang OTMExtra angk1 sesi4 2bbpplembang OTMExtra angk1 sesi4 1Sesi pelatihan dilanjutkan dengan materi dari penyuluh pendamping, Ferry. Disampaikan, “persemaian tanaman sayuran ini diawali dengan seleksi benih dengan cara merendam benih sayuran dulu dalam wadah, bila ada benih yang mengambang jangan digunakan karena benihnya kurang baik”. “Uji unsur hara pada tanah dilakukan untuk menilai status kesuburan tanah lahan kering dengan cepat”, lanjutnya lagi.

Dibimbing penyuluh pendamping, petugas POPT, dan counterpart, peserta mulai praktik persemaian tanaman dengan media arang sekam dicampur tanah, dimasukkan kedalam tray, dan benih yang sudah diseleksi, dimasukkan satu persatu kedalam lubang tray. Selanjutnya peserta praktik menguji unsur hara pada tanaman menggunakan PUTK. (Chetty)

]]>
Chetty Meitrianty Thu, 31 Jan 2019 15:36:00 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1426-pentingnya-uji-ph-tanah-di-persemaian
Belajar melalui Sharing Experience http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1449-belajar-melalui-sharing-experience bbpplembang OTMExtra Ang2 Sesi6LEMBANG. “Memperoleh kesempatan untuk belajar di negeri orang itu amazing”, ungkap Soleh Sobirin, Penyuluh Pertanian Kabupaten Bandung Barat membuka pembicaraan saat Sesi 6 Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic) Angkatan 2, Selasa (29/01/2019). “Alhamdulillah saya mendapat kesempatan bisa mengikuti Workshop Healthy Seed Production and Management di Taiwan selama 2 minggu pada bulan Oktober 2018 lalu karena direkomendasikan oleh BBPP Lembang. Ini berkah bagi saya karena keterlibatan saya di Project BBPP Lembang dan Taiwan Technical Mission sebagai penyuluh pendamping pelatihan Onsite Training Model yang sudah terselenggara selama 2 tahun”, jelasnya. 

bbpplembang OTMExtra Ang2 Sesi6 1Sharing experience kerap menjadi bagian dari materi pembelajaran saat pelatihan Onsite Training Model, dengan tujuan untuk membangun motivasi peserta pelatihan tentang obyek tertentu yang disampaikan oleh penyaji. Sharing experience bisa dari penyuluh atau dari petani yang memiliki pengalaman menarik yang bisa disampaikan. Diskusi terbuka, berbagi pengalaman, mengambil hal-hal positif yang dari yang telah diceritakan atau disampaikan dilakukan setelah presentasi selesai disampaikan.

Disampaikan oleh penyuluh bagaimana teknologi budidaya pertanian di Taiwan yang dipersiapkan dengan baik mulai dari benihnya, karena benih yang sehat, pemeliharaan yang benar, tentunya akan menghasilkan tanaman dengan kuantitas dan kualitas yang bagus. Saat workshop, mereka banyak mengunjungi laboratorium untuk proses perbenihan, yaitu laboratorium kultur jaringan. Keuntungan teknologi kultur jaringan mampu menghasilkan anakan yang sama dengan induknya, menghasilkan anakan lebih cepat dan terlindung dari hama penyakit. “Ini bukan tidak mungkin bisa dilakukan oleh petani kita suatu saat nanti, teknologi kultur jaringan untuk menghasilkan benih unggul. Dengan keyakinan dan usaha, semua pasti bisa”, ungkap Soleh memotivasi peserta. (Chetty)

 

 

]]>
Chetty Meitrianty Wed, 30 Jan 2019 23:00:10 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1449-belajar-melalui-sharing-experience
Pengenalan Refugia pada Pendampingan Pelatihan OTM Extra http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1423-pengenalan-refugia-pada-pendampingan-pelatihan-otm-extra bbpplembang pendampinganOTM angk 2LEMBANG. Jumat (25/01/2019), Widyaiswara Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Rosros Rosdiantini dan Dewi Padmisari melakukan pendampingan Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic) di Cikareumbi Cikidang, Lembang. Tiba di lokasi, 30 orang peserta pelatihan yang tergabung pada Kelompok Tani Wargi Saluyu sedang asyik di lahan demplot kelompok untuk persiapan penanaman lettuce, sedang berbagi tugas. Ada yang sedang memotong-motong batang bambu untuk membuat patok mulsa, ada yang asyik bbpplembang pendampinganOTM angk 2 1melakukan pemasangan mulsa plastik hitam perak (MPHP), dan ada yang membawa tanaman refugia yaitu tanaman rosemary yang akan ditanam di pinggir-pinggir mulsa. “Pak, harusnya plastik polybag nya dilepas saja sebelum ditanam”, ujar Rosros memperbaiki cara tanam refugia yang dilakukan peserta.

bbpplembang pendampinganOTM angk 2 2Lebih lanjut Rosros memberikan penjelasan tentang tanaman refugia yang dapat dimanfaatkan oleh petani sebagai tanaman perangkap hama. “tanaman yang bisa sebagai refugia diantaranya bunga matahari, bunga marygold dan jagung yang efektif untuk memerangkap hama. Cara kerjanya yaitu refugia yang ditanam disekitar tanaman yang sedang kita budidayakan ini mampu menarik serangga predator dan parasitoid untuk datang ke lahan kita, nantinya predator dan parasitoid ini yang akan mengendalikan hama yang ada di lahan kita ”, jelasnya. (Chetty)

]]>
Chetty Meitrianty Mon, 28 Jan 2019 23:15:21 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1423-pengenalan-refugia-pada-pendampingan-pelatihan-otm-extra
Pestisida Nabati dan Refugia sebagai Pengendali Hama dan Penyakit http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1448-pestisida-nabati-dan-refugia-sebagai-pengendali-hama-dan-penyakit bbpplembang OTMExtra Ang2 Sesi5 1LEMBANG. Memasuki sesi 5 dari keseluruhan 7 sesi pada Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic) yang dilaksanakan di Kelompok Tani Wargi Saluyu Cikareumbi Desa Cikidang Kecamatan Lembang, Jumat (25/01/2019), peserta yang tergabung di angkatan 2 memperoleh materi tentang pembuatan pestisida nabati dan pengenalan refugia sebagai pengendali hama dan penyakit pada tanaman secara organik. Eky dan Lida, petugas POPT dari Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat, dengan rinci menjelaskan tentang pestisida nabati, bahan-bahan apa saja disekitar kita yang efektif bila diolah menjadi pestisida nabati, dan cara pembuatannya.

bbpplembang OTMExtra Ang2 Sesi5 2Pestisida nabati bahan dasarnya adalah tumbuhan, mudah membuatnya dengan teknologi sederhana, namun hasilnya efektif dalam pengendalian hama dan penyakit. Disamping itu tentunya aman karena tanpa residu”, ungkap Eky. Selanjutnya peserta praktik membuat pestisida nabati dengan mencampurkan berbagai tanaman seperti daun nimba, daun sirsak, daun sembung, daun sirih, bawang putih, bawang merah, jahe, dan laos yang kesemuanya dihaluskan. Semua bahan dicampur dan diletakkan di drum besar untuk kemudian dicampurkan urine kelinci, dan detergen. Setelah itu difermentasi selama 2 minggu sebelum diaplikasikan ke tanaman. Lida menyampaikan “setelah pestisida nabati selesai fermentasi, bisa langsung diaplikasikan dengan menyiramkannya ke tanaman. 1 liter pestisida nabati dicampurkan dengan 5 liter air dan disiramkan seminggu sekali ke tanaman yang kita budidayakan”.

bbpplembang OTMExtra Ang2 Sesi5Untuk pengenalan tanaman refugia sebagai tanaman perangkap hama, peserta diajak ke lahan demplot kelompok tani untuk melihat secara langsung beberapa tanaman yang bisa dijadikan refugia. “Tanaman seperti bunga matahari, marygold, kenikir, jagung, bisa menjadi refugia, cukup kita tanam di sekitar tanaman yang sedang kita budidayakan, hanya jangan terlalu berdekatan menanamnya supaya antara tanaman inti dan tanaman refugia tidak saling berebutan nutrisi”, ungkap Lida. Lebih lanjut Lida menyampaikan “Cara kerja tanaman refugia ini yaitu akan mengundang predator seperti kepik, laba-laba, capung, cocsinelin atau parasitoid telur dan larva untuk datang ke tanaman refugia yang kita tanam, lalu mereka akan menghisap putik bunga refugia sebagai minumannya, dan mereka akan mencari makanan dengan memangsa hama yang ada di tanaman yang sedang kita budidayakan”.

“Save our earth with organic agriculture” (chetty)

]]>
Chetty Meitrianty Mon, 28 Jan 2019 22:53:05 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1448-pestisida-nabati-dan-refugia-sebagai-pengendali-hama-dan-penyakit
ISO 9001:2015 Menjadi Target BBPP Lembang Diawal Tahun 2019 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1413-iso-9001-2015-menjadi-target-bbpp-lembang-diawal-tahun-2019 bbpplembang pelatihan ISO3LEMBANG. Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang menyelenggarakan pelatihan dan persiapan dokumentasi menuju ISO 9001:2015. Kegiatan dilaksanakan 5 hari mulai 21-25 Januari 2019 dengan mengundang SMART Consultant sebagai konsultan kegiatan ini. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelatihan sekaligus Wakil Manajemen Mutu kegiatan ISO, Ramadani Saputra, Senin (21/01/2019). “ISO bbpplembang pelatihan ISObukan hanya barang cetak, harus diterapkan. Tulis apa yang akan dilaksanakan. Laksanakan apa yang telah kita tulis. Semoga bisa menjadi budaya karena ISO penting untuk menjaga kepuasan stakeholder kita dimana fokus bisnis kita adalah pelatihan”, pesan Ramadani saat membuka kegiatan.

ISO harus memberikan kepuasan kepada pelanggan baik internal dan eksternal. Pelanggan internal adalah seluruh pegawai, karena dialah yang harus memberikan pelayanan yang lebih baik sesuai dengan aturan dan prosedur yang telah ditentukan. Pelanggan eksternal adalah pelanggan diluar pegawai seperti peserta pelatihan, magang, pengunjung dan stakeholder lainnya yang datang ke BBPP Lembang.

bbpplembang pelatihan ISO2bbpplembang pelatihan ISO4Bayu dari SMART Consultan menyampaikan GAP analisis situasi terkini untuk menggali kesesuaian sistem mutu dengan proses di BBPP Lembang. Ditekankan pentingnya ISO 9001, “ISO 9001 tidak hanya fokus pada barang atau jasa yang dihasilkan perusahaan atau instansi menjadi lebih bermutu, tapi agar organisasi dapat berjalan lebih baik dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan produktif”, ungkapnya. Manfaat penerapan ISO 9001:2015: menjaga hubungan baik dengan stakeholder; organisasi lebih dinamis karena berorientasi pada kebutuhan dan kepuasan pelanggan; akuntabilitas lebih terjamin; dapat memberikan jaminan pelayanan; meningkatkan produktivitas kinerja dan efisiensi biaya; memenuhi persyaratan perundangan dan peraturan yang terkait; fleksibel; dapat mengidentifikasi dan mengatasi resiko terkait organisasi; mudah diintegrasikan dengan standar lainnya.

Selanjutnya dilakukan inventarisasi dokumen awal dan penyusunan dokumen serta diskusi terkait dokumen apa saja yang harus disiapkan menuju ISO 9001:2015. Kesemuanya untuk persiapan dilakukannya audit internal oleh Tim ISO BBPP Lembang baik auditee yang harus menyiapkan dokumen terkait, dan auditor yang melaksanakan tugas verifikasi dokumen sebelum disahkan menjadi dokumen ISO 9001:2015 saat audit eksternal. (Chetty)

 

 

]]>
Chetty Meitrianty Mon, 28 Jan 2019 21:41:04 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1413-iso-9001-2015-menjadi-target-bbpp-lembang-diawal-tahun-2019
Santri Tani Milenial dengan Modernisasi Pertanian http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1411-santri-tani-milenial-dengan-modernisasi-pertanian bbpplembang pelatihan alsintantasik santritanimilenial1TASIKMALAYA. Tahun 2019 dicanangkan sebagai tahun pengembangan sumberdaya manusia. Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) fokus membidik petani milenial sebagai sasaran pengembangan SDM pertanian untuk ditingkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilannya agar produktivitas dan pendapatannya meningkat. Petani milenial, termasuk didalamnya para santri yang memang dalam aktivitas kesehariannya kerap melakukan budidaya pertanian. Santri milenial adalah mereka yang berusia 19-39 tahun, berjiwa milenial, adaptif terhadap perubahan, memiliki kegiatan agribisnis dan mempunyai Kelompok Usaha Bersama (KUB).

bbpplembang pelatihan alsintantasik santritanimilenialBalai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang sebagai UPT BPPSDMP Kementerian Pertanian memiliki tupoksi melaksanakan pelatihan bagi aparatur dan non aparatur pertanian, berperan aktif melatih petani milenial. Salah satunya melalui Pelatihan Pemanfaatan Alsintan bagi 60 orang santri (2 angkatan), di Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya.

bbpplembang pelatihan alsintantasik santritanimilenial2Selama 3 hari, 24-26 Januari 2019, pelatihan yang dilaksanakan di Ponpes Miftahul Huda ini, peserta akan memperoleh materi secara klasikal dan praktik langsung tentang pemanfaatan alsintan, mulai dari pengenalan alsintan yaitu traktor roda 2, bagaimana perawatannya serta operasionalisasinya. Modernisasi pertanian melalui pemanfaatan alsintan sangat diperlukan di era milenial ini karena efisiensi dengan indikator kerja lebih cepat, lebih murah, hasil yang diperoleh lebih banyak, akan tercapai. Pembukaan pelatihan, Kamis (24/01/2019) oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Bustanul Arifin Caya.

Santri jaman now dengan modernisasi pertanian, adalah suatu keharusan. (chetty)

 

 

]]>
Chetty Meitrianty Fri, 25 Jan 2019 15:02:00 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1411-santri-tani-milenial-dengan-modernisasi-pertanian
Agens Hayati Mendukung Kelestarian Lingkungan http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1425-agens-hayati-mendukung-kelestarian-lingkungan bbpplembang OTMExtra angk1 sesi3LEMBANG. Sesi 3 Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic) Angkatan 1 di Kelompok Tani Baraya Tani Kampung Pasir Angling Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang, diisi dengan materi pembuatan metarhizium dan pestisida nabati, Rabu (23/01/2019). Materi diberikan secara klasikal dan praktik langsung, dengan fasilitator petugas POPT dari Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat, Eky dan Lida.

bbpplembang OTMExtra angk1 sesi3 1Sesi klasikal dimulai dengan pengenalan metarhizium. “metarhizium anisopliae merupakan cendawan yang bersifat entomopatogen karena cendawan ini dapat menyebabkan penyakit pada serangga hama sehingga dapat mengurangi populasi hama”, ungkap Eky. “metarhizium ini sifatnya galak sama hama penyakit karena dapat menyebabkan penyakit pada hama sehingga perlahan hama akan mati”, jelas Lida. Selanjutnya dijelaskan bagaimana perbanyakan metarhizium mulai dari alat dan bahan yang diperlukan dan langkah-langkah perbanyakannya serta aplikasinya bagaimana kepada tanaman. Aplikasi yang paling baik dengan cara disemprotkan merata di permukaan daun dan dilakukan sore hari setelah jam 3.

bbpplembang OTMExtra angk1 sesi3 2“Agens hayati baik PGPR, trichoderma, maupun metarhizium sebagai upaya pengendalian hama dan penyakit pada tanaman, jika kita aplikasikan mampu memulihkan kesuburan tanah. Kalau subur, maka tanaman yang ditanam akan bagus tumbuhnya, tentunya dengan  pemeliharaan yang benar”, tegas Eky. “Memang efek pengendalian hama dan penyakit secara organik dirasa lama baru terlihat, namun yakini bahwa dengan organik maka tanah akan subur, lingkungan akan lebih sehat dalam jangka panjang dan kita pun yang mengkonsumsinya sudah pasti kesehatan terjamin”.

Selanjutnya peserta mempraktikkan perbanyakan metarhizium dan dilanjutkan dengan praktik pembuatan pestisida nabati dimana pestisida nabati juga efektif mengendalikan hama dan penyakit. Pestisida nabati dibuat dengan mencampurkan beberapa tanaman yang efektif sebagai pengendali hama penyakit seperti daun sirsak, suren, bawang merah, bawang putih yang dicampurkan dengan beberap bahan lainya. Semua bahan itu mudah diperoleh di lingkungan sekitar kita, mudah membuatnya, murah, dan tentunya efektif untuk pengendalian hama penyakit. (chetty)

 

]]>
Chetty Meitrianty Fri, 25 Jan 2019 00:18:08 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1425-agens-hayati-mendukung-kelestarian-lingkungan
Pelatihan Onsite Training Model Extra (Goes to Organic) http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1466-pelatihan-onsite-training-model-extra-goes-to-organic bbpplembang OTMExtra angkt 3 sesi 2 dan 3 1LEMBANG. Sesi kedua, Jumat (18/01/2019), Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic) Angkatan 3 dimulai siang hari. Petani di sekitar daerah Kampung Buah Batu, Cibodas berkumpul rapi dengan muka berseri-seri. Siap untuk mengikuti kegiatan training dalam mengembangkan organik di lahan mereka nantinya. Suatu ilmu yang baru, awalnya hanya dianggap juga dari gapaian untuk menanam sayur organik di kampung mereka.

bbpplembang OTMExtra angkt 3 sesi 2 dan 3 2Penyuluh dan POPT (panitia lokal) adalah Alit dan Ineu. Counterpartkerjasama BBPP Lembang dan TTM, Yeyep Dintan dan Widyaiswara Shinta Andayani sebagai pendamping. Selaku corefarmer, yaitu Dado. Dado adalah salah satu petani di daerah Cibodas yang telah mengembangkan sayuran organik sekaligus membuat pupuk organik sendiri. Di sesi pertama ini masih penyampaian secara umum mengapa petani Indonesia sudah harus mengarah ke organik. Baik dari segi lingkungan dan juga kesehatan.

Yeyep Dintan dalam arahannya menyampaikan kepada peserta “tanaman organik ini mahal, bukan untuk mereka yang berduit, tetapi mereka yang paham apa artinya kesehatan. Orang berduit, mampu banyak di Indonesia. Akan tetapi yang peduli akan kesehatan hanya mereka yang mengerti apa itu manfaat organik” tegasnya.“Jangan pusing dengan pemasaran sayuran organik bapak ibu nantinya. Malah untuk pemasarannya di Inonesia sini terbuka lebar. Tinggal produksinya yang harus kita pikirkan. Oleh karena itu Taiwan Technical Mission (TTM) beserta BBPP Lembang tidak henti-hentinya memompa semangat bapak ibu semua untuk mau menanam tanaman organik” lanjutnya.

bbpplembang OTMExtra angkt 3 sesi 2 dan 3Sesi ketiga, Rabu (23/01/2019), pelatihan dilanjutkan dengan kegiatan praktik di salah satu lokasi milik peserta, yaitu Kelompok Wanita Tani Binama yang masih berlokasi di Cibodas. Kegiatan dimulai siang hari. Namun pada hari itu didampingi oleh Counterpart, Dewi dan penyuluh, Alit dan Ineu. Pihak Taiwan Technical Mission, Rizal, pun ikut menyaksikan kegiatan praktek hari itu.

Praktik membuat pupuk organik berbahan dasar akar bambu, rebung dan pelepah pisang. Suatu hal yang tampak asing, karena ternyata dengan menggunakan bahan yang ada di sekitar kita selama ini bisa diolah menjadi pupuk organik. Tampak kecil namun besar manfaatnya. Peserta yang dibagi menjadi 3 kelompok tersebut diberi tugas masing-masing untuk mengolah bahan-bahan yang telah mereka siapkan sebelumnya. Praktik berjalan dengan sangat lancar diselingi sedikit candaan agar terasa rileks buat peserta. (Tya)

 

]]>
Noventya Dahliawanty, S.Ikom Thu, 24 Jan 2019 23:36:58 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1466-pelatihan-onsite-training-model-extra-goes-to-organic
Hand Tractor Mengefisienkan Pembiayaan http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1422-hand-tractor-mengefisienkan-pembiayaan bbpplembang OTMExtra Ang2 Sesi4LEMBANG. Hujan gerimis siang ini, Selasa (22/01/2019) tidak menyurutkan langkah-langkah kaki mereka peserta Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic) Angkatan 2 untuk mengikuti sesi 4 yaitu praktik pengolahan lahan, seleksi benih, dan persemaian benih. Tiga puluh orang peserta yang tergabung di Kelompok Tani Wargi Saluyu Desa Cikidang Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, dibagi menjadi 3 kelompok.

bbpplembang OTMExtra Ang2 Sesi4 1Tampak para fasilitator baik Penyuluh PPL maupun Petugas POPT mendampingi para peserta dalam melakukan tiga jenis praktik sebagai langkah awal dalam proses budidaya pertanian secara organik. “Kelompok pertama melakukan pengolahan lahan menggunakan hand tractor, kelompok kedua melakukan persiapan pembuatan naungan dari bambu-bambu untuk tempat persemaian dan kelompok ketiga praktik seleksi benih lettuce dan sawi yang akan disemai didalam tray-tray”, jelas Evan. Lida, Petugas POPT menjelaskan tentang proses seleksi benih lettuce dan sawi, “kita beri perlakuan dahulu pada bbpplembang OTMExtra Ang2 Sesi4 2tahap seleksi benih ini yaitu memberikan PGPR agar benih tanaman lebih kuat terhadap serangan hama dan penyakit nantinya, seperti vaksinasi yang diberikan kepada manusia dan hewan. Setelah itu baru kita semai kedalam tray-tray”, jelasnya.

Selanjutnya,peserta dengan penuh semangat melakukan pengolahan lahan dengan hand tractor, belajar mengoperasionalkan hand tractor karena dengan mekanisasi maka kerja menjadi lebih ringan dan lebih cepat, lalu membuat bedengan-bedengan yang selanjutnya akan ditutupi dengan Mulsa Plastik Hitam Perak (MPHP) dan dilubangi untuk proses penanaman nantinya. Di sudut lainnya, peserta asyik mengukur dan memotong bambu-bambu untuk membuat naungan tempat persemaian. Seleksi benih dilakukan dengan membuang benih yang tidak bagus, menanam satu persatu benih yang bagus kedalam tray-tray. (chetty)

 

 

 

]]>
Chetty Meitrianty Wed, 23 Jan 2019 22:27:15 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1422-hand-tractor-mengefisienkan-pembiayaan
Menggenjot Pendapatan dengan Pertanian Organik http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1427-pendampingan-pelatihan-otm-extra-angkatan-2 bbpplembang pendampinganOTM angkt 2 pertamaLEMBANG. Pelatihan yang dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang dengan model Onsite Training Model memadukan kegiatan pelatihan dan penyuluhan/pendampingan, karena pelatihan ini selain bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan, juga meningkatkan pendapatan petani peserta pelatihan yang berujung pada peningkatan kesejahteraannya. Setelah kegiatan pelatihan selesai, maka dilanjutkan dengan kegiatan penyuluhan/pendampingan oleh penyuluh pertanian PPL, petugas POPT, dan widyaiswara BBPP Lembang. Apabila petani memiliki kendala teknis di lapangan terkait kegiatan budidayanya bisa langsung memperoleh solusi.   

bbpplembang pendampinganOTM angk2 pertama 2Kegiatan pendampingan dilaksanakan Sabtu (21/01/2019) oleh salah seorang widyaiswara BBPP Lembang, Rosros Rosdiantini, dan penyuluh PPL, Evan, ke petani peserta pelatihan OTM Angkatan 2 yaitu Ketua Kelompok Tani Wargi Saluyu, Cucu, yang baru mau memulai penerapan organik pada tanaman selada dengan skala kecil, di Cikareumbi Desa Cikidang Kecamatan Lembang. Pendampingan dilakukan tentang pemeliharaan tanaman terkait dengan pengendalian OPT. “pemeliharaan tanaman organik dilakukan dengan langkah awal yaitu pengendalian secara mekanik, misalnya apabila ada daun yang terkena penyakit, gulma, hama, langsung saja kita bersihkan. Untuk pengendaliannya secara organik sebelum hama dan penyakit timbul, kita bisa membuat pestisida nabati yang kita buat sendiri memanfaatkan tanaman-tanaman yang banyak tumbuh disekitar kita”, ujar Rosros kepada Cucu. (chetty)

 

]]>
Chetty Meitrianty Tue, 22 Jan 2019 16:00:18 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1427-pendampingan-pelatihan-otm-extra-angkatan-2
Pembuatan Trichoderma dan Pengenalan Refugia di Pelatihan OTM Extra http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1424-pembuatan-trichoderma-dan-pengenalan-refugia-di-pelatihan-otm-extra bbpplembang OTMExtra Ang2 Sesi3 1LEMBANG. Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic) Angkatan 2 memasuki Sesi 3, Jumat (18/01/2019). Kali ini peserta memperoleh materi baik secara klasikal maupun praktik, masih dari fasilitator yang merupakan Petugas POPT dari Kabupaten Bandung Barat, yaitu tentang pembuatan trichoderma dan pengenalan tanaman refugia sebagai pengendalian musuh alami hama dan penyakit pada tanaman. Pelatihan dilaksanakan di lahan praktik petani core farmer di Kelompok Tani Wargi Saluyu, Cikidang, Lembang.

bbpplembang OTMExtra Ang2 Sesi3Eky, Petugas POPT menjelaskan tentang apa itu trichoderma dan tanaman refugia kepada peserta. “trichoderma merupakan jenis cendawan yang disamping sebagai organisme pengurai juga sebagai agen hayati dan stimulator pertumbuhan tanaman yang dapat menambah unsur hara tanah yang nantinya akan berperan penting dalam kesuburan tanah. Refugia berfungsi sebagai tanaman perangkap yang dapat menekan populasi hama, karenanya refugia merupakan tanaman pelindung”. Selanjutnya dijelaskan bagaimana cara perbanyakan trichoderma dan aplikasinya pada tanaman serta dan tanaman apa saja yang bisa menjadi tanaman refugia seperti tanaman hias (bunga matahari, kenikir, bunga kertas) yang keduanya berfungsi sebagai pengendalian OPT secara organik.

Selanjutnya secara bergantian peserta praktik inokulasi trichoderma didampingi para fasilitator. (chetty)

]]>
Chetty Meitrianty Mon, 21 Jan 2019 23:44:18 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1424-pembuatan-trichoderma-dan-pengenalan-refugia-di-pelatihan-otm-extra
Galakkan Pertanian Organik pada Pelatihan OTM Extra http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1431-galakkan-pertanian-organik-pada-pelatihan-otm-extra bbpplembang pendampinganOTM angk3LEMBANG. Pelatihan kerjasama Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang dengan Taiwan Technical Mission (TTM) yaitu Pelatihan Onsite Training Model Extra, di awal tahun 2019 ini, mengusung tema besar yaitu pertanian organik. Kenapa pertanian organik?Karena saat ini masyarakat sudah beranjak dari konsumsi pangan yang banyak bergeser kearah keamanan pangan. Pelatihan OTM berbeda dengan pelatihan teknis budidaya lainnya karena memadukan pelatihan dan pendampingan/penyuluhan dalam satu siklus budidaya, dimana pendampingan dilakukan diluar kegiatan pelatihan dan dilakukan oleh Widyaiswara BBPP Lembang dan Penyuluh PPL serta Petugas POPT kepada peserta pelatihan.

Jumat (18/01/2019), salah seorang Widyaiswara Spesialiasi Budidaya khususnya Hama dan Penyakit Tanaman, Sinta Andayani, beserta Penyuluh PPL mendatangi salah satu peserta Pelatihan OTM Extra (goes to Organic) Angkatan 3 di Desa Cibodas. Materi pendampingan yaitu seputar pertanian organik. “Kelebihan budidaya organik diantaranya: ramah lingkungan karena tidak meninggalkan residu kimia baik didalam tanah maupun pada tanaman, kelestarian ekosistem, pestisida nabati relatif lebih murah dibandingkan dengan penggunaan pestisida sintetis, penggunaan bahan-bahan alami dan hayati relatif lebih aman bagi petani maupun konsumen, produk-produk organik mempunyai nilai jual lebih tinggi jika dibandingkan dengan produk-produk non organik”, jelas Sinta.

Selanjutnya disampaikan tentang beberapa alternatif apa saja yang bisa sebagai pengendali hama dan penyakit pada tanaman seperti aplikasi PGPR, trichoderma, metarhizium, dan pemanfaatan tanaman refugia.Refugia atau tanaman perangkap hama seperti bunga matahari, tanaman tai kotok, kenikir, gulma, sayuran bayam dan jagung, bisa menjadi alternatif pertama yang bisa dimanfaatkan dalam memerangkap hama”, ungkap Sinta. (chetty) 

 

 

 

 

]]>
Chetty Meitrianty Mon, 21 Jan 2019 17:08:15 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1431-galakkan-pertanian-organik-pada-pelatihan-otm-extra
Pendampingan dalam Merintis Pemasaran http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1430-pendampingan-dalam-merintis-pemasaran bbpplembang pendampinganOTM angk3 pertamaLEMBANG. Jumat (18/01/2019), Widyaiswara Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Riyadi Pratiwa dan Penyuluh PPL melakukan kegiatan pendampingan kepada peserta Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic) Angkatan I, tepatnya di anggota Kelompok Tani Baraya Tani di Pasir Angling Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang. Materi pendampingan yaitu tentang persiapan secara teknis bagaimana budidaya pertanian secara organik.

bbpplembang pendampinganOTM angk3 pertama1Anggota kelompok tani ini baru memulai budidaya pertanian secara organik karena dirasakan manfaatnya setelah beberapa kali mengikuti sesi dalam pelatihan OTM Extra. Tanaman selama ini yang dibudidayakan yaitu tanaman sayuran seperti tanaman mint, pakcoy, dan berbagai sayuran daun lainnya.

Pemasaran sayuran organik menjadi permasalahan yang ditanyakan oleh petani. Riyadi menyampaikan, “BBPP Lembang bekerjasama dengan Taiwan Technical Mission akan berusaha membantu proses pemasaran sayuran bagi alumni pelatihan, dengan dibangunnya packing house dan dibentuknya asosiasi petani alumni OTM yaitu Bandung Vegetables Station (BAVAS) dan sekarang ini dengan program Lembang Agribusiness Incubation Center (LAIC) yaitu melakukan perintisan usaha pemasaran produk sayuran hasil petani alumni OTM ke berbagai pasar modern dan hotel/restoran”. (chetty)

 

]]>
Chetty Meitrianty Mon, 21 Jan 2019 16:58:11 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1430-pendampingan-dalam-merintis-pemasaran
Pertanian Ramah Lingkungan http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1410-pertanian-ramah-lingkungan bbpplembang OTMExtra angk1 sesi2 1LEMBANG. Salah satu lokasi pelaksanaan Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic) kerjasama Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang dan Taiwan Technical Mission adalah di Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang. Akses menuju desa ini sudah baik. Kita melalui berbagai tempat wisata yang sedang hits di wilayah Lembang, seperti The Lodge dan Air Terjun Maribaya.

bbpplembang OTMExtra angk1 sesi2Sesi 2 pelatihan yang dilaksanakan di Kelompok Tani Baraya Tani ini dilaksanakan pada Rabu (16/01/2019). Tiga puluh tiga orang peserta diberikan materi tentang Perbanyakan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan inokulasi trichoderma mulai dari persiapan alat dan bahan, mekanisme pembuatan, aplikasinya di lapangan bagaimana serta manfaat yang akan bbpplembang OTMExtra angk1 sesi2 2diperoleh saat menerapkan pertanian organik. Fasilitator merupakan Petugas POPT dari Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat. Mr. Moh Go Jong, perwakilan dari TTM turut hadir untuk melihat langsung proses pelatihan berbasis outcome ini.

Peserta mempraktikkan langsung pembuatan PGPR dan inokulasi trichoderma. Dede Agus, salah seorang peserta menyampaikan, “saya ingin tahu banyak tentang pertanian organik dan termotivasi  sekali dengan pelatihan ini untuk bisa menerapkan organik di lahan sayuran selada romaine dan head lettuce yang saya budidayakan”. (Chetty)

 

]]>
Chetty Meitrianty Thu, 17 Jan 2019 10:46:27 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1410-pertanian-ramah-lingkungan
PGPR Ramah Lingkungan dan Efisiensi Biaya http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1409-pgpr-ramah-lingkungan-dan-efisiensi-biaya bbpplembang OTMExtra Ang2 Sesi2LEMBANG. Peserta Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic) Angkatan 2 memperoleh materi klasikal dan praktik tentang Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Metarhizium pada sesi 2 ini, Selasa (15/01/2019). Pelatihan dilaksanakan di lahan praktik petani core farmer di Kelompok Tani Wargi Saluyu, Cikidang, Lembang.

bbpplembang OTMExtra Ang2 Sesi2 1Eky syamsul Hidayat, Petugas POPT Kecamatan Cipatat KBB menyampaikan cara perbanyakan PGPR mulai dari alat yang diperlukan seperti aerator, KMNO4, aquades, autoclave, dan baskom. Sedangkan bahan untuk membuat PGPR yaitu kentang dan ceker ayam yang telah direbus dan digunakan air rebusannya saja, gula putih, garam, air steril, dan biakan murni Bacillus subtilis yang nantinya untuk penanganan penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan Pseudomonas flurescens untuk penanganan penyakit yang disebabkan oleh jamur.

bbpplembang OTMExtra Ang2 Sesi2 2“Aplikasi PGPR banyak manfaatnya, utamanya dengan PGPR kita bisa menerapkan pertanian ramah lingkungan dan dari sisi biaya lebih efisien bila dibandingkan penanganan menggunakan bahan kimia”, jelas Eky kepada peserta. Selanjutnya dijelaskan dosis dan aplikasi PGPR pada tanaman sayuran ataupun tanaman perkebunan.

Selanjutnya secara bergantian peserta praktik pembuatan PGPR dan Metarhizium. Yang lebih penting, bagaimana kita menyadarkan para petani/pelaku untuk dapat membiasakan menggunakan PGPR  (Chetty)

 

 

]]>
Chetty Meitrianty Wed, 16 Jan 2019 10:24:51 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1409-pgpr-ramah-lingkungan-dan-efisiensi-biaya
Pertanian Organik pada Pelatihan Onsite Training Model http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1398-pertanian-organik-pada-pelatihan-onsite-training-model bbpplembang pembukaan OTMExtra2LEMBANG. Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang bekerjasama dengan Taiwan Technical Mission menyelenggarakan pelatihan berbasis outcome, Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic). Untuk Angkatan 2, dibuka secara resmi pada Jumat (11/01/2019). Pembukaan oleh Kepala Bagian Umum BBPP Lembang sebagai Pelaksana Koordinatif Kepala BBPP Lembang, Taufik Lukman. Disampaikannya, “Pelatihan ini menggabungkan fungsi pelatihan dan pendampingan dalam sebuah rangkaian yang utuh, dibalut dengan sentuhan teknik identifikasi permasalahan dan pengukuran evaluasi yang cepat dan tepat mulai dari proses perencanaan hingga pendampingan dan evaluasi”.

bbpplembang pembukaan OTMExtra21Pelatihan dilaksanakan di lokasi usaha petani maju (core farmer) di Kelompok Tani Wargi Saluyu Desa Cikidang Kecamatan Lembang. Peserta pelatihan sebanyak 30 orang petani. Keluaran dari pelatihan ini adalah meningkatnya kompetensi peserta dalam menumbuhkembangkan petani-petani yang berjiwa entrepreneur dibidang pertanian, sesuai dengan target program berupa peningkatan pendapatan petani sayuran organik.

Tujuan pelatihan ini yaitu: 1) meningkatkan peran petani maju (core farmer) untuk membimbing dan membina anggota kelompoknya dan petani sayuran organik disekitarnya, 2) mengintegrasikan dan menguatkan hubungan antara core farmer dan petani binaan untuk membangun jejaring kemitraan dan pemasaran untuk komoditas sayuran organik, 3) mewujudkan petani sayuran menjadi petani yang mampu berwirausaha secara kreatif, inovatif, berdaya saing, berwawasan global dan profesional sehingga mampu mencapai target peningkatan pendapatan, 4) memecahkan permasalahan yang dihadapi petani sayuran organik. (chetty)

 

]]>
Chetty Meitrianty Mon, 14 Jan 2019 18:32:49 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1398-pertanian-organik-pada-pelatihan-onsite-training-model
Pelatihan Organik Hadir di Onsite Training Model http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1397-pelatihan-organik-hadir-di-onsite-training-model bbpplembang pembukaan OTMExtra1LEMBANG. Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang menyelenggarakan Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic). Untuk Angkatan 1 dilaksanakan di Kelompok Tani Baraya Tani Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang dengan peserta sebanyak 33 orang. Pembukaan pelatihan, Rabu (09/01/2019) oleh Kepala Seksi Pelatihan Non Aparatur, Irwan Waluya. “Keluaran pelatihan ini yaitu meningkatnya kompetensi peserta pelatihan dalam bbpplembang pembukaan OTMExtra11menumbuhkembangkan petani berjiwa entrepreneur dibidang pertanian, sesuai target program berupa peningkatan pendapatan petani sayuran organik”, ungkap Irwan.

Tujuan pelatihan ini yaitu: 1) meningkatkan peran petani maju (core farmer) untuk membimbing dan membina anggota kelompoknya dan petani sayuran organik disekitarnya, 2) mengintegrasikan dan menguatkan hubungan antara core farmer dan petani binaan untuk membangun jejaring kemitraan dan pemasaran untuk komoditas sayuran organik, 3) mewujudkan petani sayuran menjadi petani yang mampu berwirausaha secara kreatif, inovatif, berdaya saing, berwawasan global dan professional sehingga mampu mencapai target peningkatan pendapatan, 4) memcahkan permasalahan yang dihadapi petani sayuran organik. (chetty)

 

 

]]>
Chetty Meitrianty Thu, 10 Jan 2019 18:17:02 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1397-pelatihan-organik-hadir-di-onsite-training-model
Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic) Angkatan 3 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1393-pelatihan-onsite-training-model-extra-goes-to-organic-angkatan-3 bbpplembang OTMExtra pembukaan angk3

LEMBANG. Mengawali tahun 2019 sebagai tahun pengembangan SDM pertanian seperti yang dicanangkan oleh Presiden RI dan untuk mencapai tujuan Kementerian Pertanian yaitu kesejahteraan petani dalam wujud meningkatnya kualitas dan pendapatan petani. maka Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang bekerjasama dengan Taiwan Technical Mission (TTM) menyelenggarakan Pelatihan Onsite Training Model Extra (goes to Organic).

bbpplembang OTMExtra pembukaan angk31Pembukaan pelatihan, Selasa (08/01/2019) oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelatihan, Ramadani Saputra. “Pelatihan Onsite Training Model ini berbasis outcome, bertujuan untuk peningkatan kemampuan petani dalam budidaya tanaman sayuran secara organik, harapannya meningkat pula pendapatannya karena nilai jual tanaman organik yang cukup tinggi”, ungkapnya. Lebih lanjut disampaikan “Tujuan akhir dari pelatihan ini yaitu membantu pemasaran sayuran organik peserta pelatihan. Kami sudah membangun show window di balai untuk tempat display produk petani agar menarik minat orang untuk membelinya”. 

bbpplembang OTMExtra pembukaan angk32Pelatihan dilaksanakan selama 7 sesi, bertempat di Kelompok Tani Multi Karya, Desa Cibodas Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat yang tergabung dalam Angkatan 3. Peserta pelatihan sebanyak 27 orang petani. Fasilitator pelatihan yaitu penyuluh pendamping, POPT, Alumni Workshop Organik TTM, core farmer alumni TTM, dan praktisi organik. 

Tujuan pelatihan ini yaitu: 1) meningkatkan peran petani maju (core farmer) untuk membimbing dan membina anggota kelompoknya dan petani sayuran organik disekitarnya, 2) mengintegrasikan dan menguatkan hubungan antara core farmer dan petani binaan untuk membangun jejaring kemitraan dan pemasaran untuk komoditas sayuran organik, 3) mewujudkan petani sayuran menjadi petani yang mampu berwirausaha secara kreatif, inovatif, berdaya saing, berwawasan global dan professional sehingga mampu mencapai target peningkatan pendapatan, 4) memecahkan permasalahan yang dihadapi petani sayuran organik. (chetty)

 

 

 

 

 

]]>
Chetty Meitrianty Wed, 09 Jan 2019 19:07:17 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1393-pelatihan-onsite-training-model-extra-goes-to-organic-angkatan-3
In-House Training Peningkatan Kapasitas Kompetensi bagi Pegawai http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1380-in-house-training-peningkatan-kapasitas-kompetensi-bagi-pegawai bbpplembang inhousetraining pegawai1LEMBANG. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian menjadi prioritas utama pemerintah pada tahun 2019 karena SDM merupakan pilar utama dalam suatu institusi. SDM yang handal tidak dapat tercipta begitu saja, namun perlu selalu diasah kemampuan dan keterampilannya secara berkala agar dapat mengikuti perkembangan zaman dan sesuai kebutuhan organisasi dalam melayani stakeholdernya. Karena itu, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang sebagai institusi penyelenggara pelatihan bagi aparatur dan non aparatur pertanian, memandang perlu untuk meningkatkan juga SDM secara internal sebagai ujung tombak pelayanan.

bbpplembang inhousetraining pegawaiBBPP Lembang menyelenggarakan In-House Training Peningkatan Kapasitas Kompetensi bagi Pegawai. Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 28-30 November 2018 dengan peserta sebanyak 30 orang terdiri dari tenaga administrasi, tenaga lapangan, dan petugas keamanan di BBPP Lembang. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini yaitu: a) Meningkatkan keterampilan dalam hal komunikasi dan interaksi dengan stakeholder, 2) Meningkatkan kreativitas pegawai dalam menyampaikan ide untuk kemajuan lembaga, 3) Mewujudkan teamwork yang solid di lingkungan kerja masing-masing, 4) mengubah mindset agar memiliki budaya kerja yang baik.

bbpplembang inhousetraining pegawai2Selama berlatih, peserta memperoleh materi secara klasikal maupun praktik tentang manajemen dalam organisasi, budaya kerja, dan revolusi mental yang dikemas secara menarik agar tujuan utama meningkatkan motivasi pegawai untuk mampu memberikan pelayanan terbaik dibidangnya masing-masing. Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelatihan, Ramadani Saputra, saat penutupan pelatihan, Jumat (30/11/2018) menyampaikan, “Saat ini kita menuju Revolusi Industri 4.0. Karenanya kita harus mampu mengikuti setiap perubahan yang ada. Saya harap, setelah pelatihan ini semua dapat meningkatkan kinerjanya. Bekerja lebih keras, fokus, cepat dan berorientasi hasil”.

Isti, salah seorang pegawai peserta pelatihan menyampaikan, “senang sekali bisa mendapat kesempatan berlatih disini karena banyak mendapatkan motivasi dan ilmu dari fasilitator. Kedepannya saya akan bekerja dengan semangat, bekerja dengan hati dan pikiran yang bersih juga senang”. (chetty) 

 

]]>
Chetty Meitrianty Wed, 05 Dec 2018 01:04:09 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1380-in-house-training-peningkatan-kapasitas-kompetensi-bagi-pegawai
Program IPDMIP untuk Mewujudkan Ketahanan Nasional http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1381-program-ipdmip-untuk-mewujudkan-ketahanan-nasional bbpplembang penyegaran ipdmipLEMBANG. Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) merupakan program pemerintah dibidang irigasi yang bertujuan untuk mencapai keberlanjutan sistem irigasi, baik sistem irigasi yang merupakan kewenangan pusat, provinsi atau kabupaten sebagai wujud kontribusi sektor bbpplembang penyegaran ipdmip2pertanian bagi ketahanan nasional pada umumnya. Sebagai salah satu wujud menyamakan persepsi kepada penyuluh sebagai pendamping petani yang merupakan salah satu sasaran Program IPDMIP, maka dilakukan kegiatan koordinasi kegiatan agar program dapat tersosialisasi dengan baik dan tujuan program dapat tercapai. Kegiatan dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, mulai tanggal 27 November – 3 Desember 2018.

bbpplembang penyegaran ipdmip1bbpplembang penyegaran ipdmip3Peserta pelatihan sebanyak 101 orang penyuluh dari 5 kabupaten di Jawa Barat dan Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Garut, Banjarnegara, Banyumas, Pati, dan Kebumen. Selama kegiatan, peserta memperoleh materi dari para fasilitator yang merupakan widyaiswara BBPP Lembang, Direktur IPDMIP, dan praktisi, yaitu: Perencanaan Partisipatif Kelompok dan Desa; Penumbuhan dan Penguatan Kelembagaan Petani di Daerah Irigasi; Penguatan Teknologi dan Pengembangan Budidaya pada Lahan Irigasi; Optimalisasi Pemanfaatan Air Irigasi; Literasi Keuangan dan Penumbuhan Kelompok Simpan Pinjam; Peningkatan Nilai Tambah dan Pemetaan Rantai Nilai; Perbaikan Pangan, Gizi, dan Manajemen SDM.

Penutupan pelatihan, Senin (03/12/2018) oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelatihan, Ramadani Saputra. “Saya berpesan agar penyuluh dapat mengawal Program IPDMIP ini dengan baik, karena sesungguhnya setiap program itu baik dan berujung pada peningkatan kesejahteraan petani”, ungkap Beliau sesaat sebelum menutup kegiatan. (chetty)

 

]]>
Chetty Meitrianty Tue, 04 Dec 2018 23:40:21 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1381-program-ipdmip-untuk-mewujudkan-ketahanan-nasional
Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Modern Berbasis Korporasi http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1384-bimtek-peningkatan-kapasitas-penyuluh-pertanian-modern-berbasis-korporasi bbpplembang bimtek korporasi penyuluhkarawang1LEMBANG. Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang bekerjasama dengan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Sukamandi menyelenggarakan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian dan Pengembangan Demfarm Pertanian Modern Berbasis Korporasi (PMK). Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari efektif mulai tanggal 26 – 29 November 2018. Peserta bimtek sebanyak 20 orang penyuluh pertanian di Kabupaten Karawang.

bbpplembang bimtek korporasi penyuluhkarawang2“Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh ini merupakan rangkaian dari kegiatan bimtek sebelumnya. Ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Karawang dengan BB Padi dengan tujuan membangun model pertanian modern khususnya di Kecamatan Jayakerta yang berbasis padi karena Karawang merupakan salah satu sentra padi di Jawa Barat”, ungkap Yudistira Nugraha, Kabid Program dan Evaluasi BB Padi. “BBPP Lembang sebagai instansi yang telah memiliki kerjasama dengan Taiwan Technical Mission (TTM), salah satunya dengan mendirikan korporasi petani Bandung Vegetables Station (Bavas), merupakan lokasi yang tepat untuk belajar tentang korporasi pertanian”, lanjutnya. “Harapannya pilot project ini dapat diterapkan di daerah lain yang berbasis padi juga sehingga muliflier effect dirasakan dengan meningkatnya kesejahteraan petani”.

bbpplembang bimtek korporasi penyuluhkarawangKepala BBPP Lembang, Bandel Hartopo sesaat sebelum membuka resmi kegiatan menyampaikan “Tahun 2019 merupakan tahun pengembangan SDM pertanian. Kini, bagaimana cara membuat pertanian modern dan pemerintah terus berupaya bagaimana petani bisa berkoperasi dan lebih lanjut berkorporasi. Kerjasama BBPP Lembang dengan TTM dimulai sejak 2015, dengan membangun sarana prasarana berlatih berupa packing house dan screen house modern, pelatihan bagi 1.800 petani di wilayah Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung, yang berbasis outcome artinya tidak hanya peningkatan pengetahuan sikap dan keterampilan serta produksi, juga adanya peningkatan pendapatan. Lebih lanjut mendirikan Bavas sebagai sarana berlatih pemasaran bagi alumni pelatihan. Tugas penyuluh salah satunya adalah bagaimana memotivasi petani agar mau berkoperasi dan berkorporasi, karena banyak keuntungan yang bisa diperoleh dengan berkorporasi”, tegasnya

Selama kegiatan peserta memperoleh materi secara klasikal: Kebijakan Demfarm Pertanian Modern Berbasis Korporasi; Pengenalan Profil BBPP Lembang; Mengenal Eksistensi dan Inovasi Teknologi di Lingkungan BBPP Lembang; Pengembangan Karakter dalam Penyuluhan Pertanian; Pengembangan Pertanian Modern Berbasis Korporasi Petani; Metode Penyuluhan Pertanian Modern; Penyusunan Materi Penyuluhan Pertanian Modern; Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP); Penyusunan AD/ART/KEP yang Berwawasan Korporasi Petani; Penulisan Ilmiah Populer di Bidang Pertanian Modern; dan Evaluasi Penyuluhan Pertanian Modern. (chetty)

 

]]>
Chetty Meitrianty Mon, 03 Dec 2018 21:12:11 +0700 http://bbpp-lembang.info/index.php/arsip/berita/pelatihan/1384-bimtek-peningkatan-kapasitas-penyuluh-pertanian-modern-berbasis-korporasi